Sabtu, 06 Maret 2021

Tugas Sistem Basis Data

Rangkuman Konsep Basis Data


Pengertian Basis Data atau Database

·        Himpunan kelompok data yang saling terhubung dan diorganisasi sedemikian rupa supaya kelak dapat dimanfaatkan kembali secara cepat dan mudah.

·        Kumpulan data dalam bentuk file/tabel/arsip yang saling berhubungan dan tersimpan dalam media penyimpanan elektronis, untuk kemudahan dalam pengaturan, pemilahan,  pengelompokan dan pengorganisasian data sesuai tujuan.
Dengan basis data seseorang dapat menyimpan sebuah informasi, seperti data mahasiswa, kepegawaian atau produk ke dalam media penyimpanan elektronis seperti cakram magnetis (disk) melalui perangkat komputer, Untuk kemudian data tersebut dapat kita gunakan sesuai keperluan.

Komponen Sistem Basis Data

Perangkat Keras

Perangkat keras atau hardware yang umumnya terdapat dalam sistem basis data adalah komputer, hard disk, memori sekunder offline (removable disk, fd),  perangkat komunikasi jaringan.

Sistem Operasi

Sistem operasi adalah program yang dirancang untuk mengaktifkan sistem komputer dan mengendalikan seluruh sumber daya yang ada di dalamnya termasuk operasi- operasi dasar komputer. seperti Windows, Unix dan Linux.

Basis Data

Komponen adalah sekumpulan data yang terorganisir dengan baik sehingga data tersebut mudah disimpan, diakses, dan juga dapat dimanipulasi. Sistem basis data dapat terdiri dari beberapa basis data yang memiliki data masing- masing.

Database Management System atau DBMS

DBMS atau database management system adalah program aplikasi khusus yang dirancang untuk membuat dan juga mengelola database yang tersedia. Sistem ini berisi koleksi data dan set program yang digunakan untuk mengakses database tersebut

Pemakai atau User

User adalah salah satu komponen database yang berinteraksi secara langsung dengan database. Ada beberapa tipe user, diantaranya, programmer aplikasi, User mahir (casual user), user umum (end user) dan user khusus (specialized user)

Aplikasi atau Perangkat Lain

Aplikasi ini tergantung kebutuhan, pemakai basis data bisa dibuatkan program khusus untuk melakukan pengisian, pengubahan atau pengambilan data yang mudah dalam pemakaianya. Program tersebut ada yang tersedia langsung dalam DBMS atau dibuat menggunakan aplikasi lain seperti misalnya Visual Basic.

Bahasa Basis Data (Database Language)

Bahasa database merupakan bahasa data yang dapat ditempelkan kedalam bahasa pemrograman yang lain, sebut saja Java, Pascal, Fortran dst. Bahasa dimana instruksi data base menempel disebut inang. Beberapa komponen Bahasa data base menurut fungsinya dibagi tiga, yaitu:

Data Definition Language

Data definition language adalah sekumpulan definisi yang disimpan di dalam data dictionary.

Data Manipulation Language

Data Manipulation Language berisi akumulasi dari operasi manipulasi basis data yang dilakukan. Ini biasa disebut dengan bahasa query sebab biasanya digunakan untuk meminta informasi yang ada dari basis data tersebut.

Fungsi dan Tujuan Basis Data

Fungsi basis data cukup banyak dan cakupannya pun luas dalam mendukung keberadaan lembaga atau organisasi, diantaranya adalah:

1. Ketersediaan/ Availability Fungsi basis data yang pertama adalah untuk menyediakan data-data penting saat sedang diperlukan. Ya, ini adalah fungsi penting dari basis data yang meskipun tidak terletak dalam satu lokasi, dan tersimpan dalam bentuk disk, akan tetapi dengan cara penyimpanan yang sistematik, informasi tersebut mudah untuk didapatkan.

2. Mudah dan Cepat/ Speed Selanjutnya, fungsi dari basis data ini adalah agar Anda sebagai pengguna bisa dengan mudah mengaksesnya saat sedang membutuhkan. Tidak perlu tunggu nanti, apalagi harus mengalokasikan waktu tertentu untuk memanggilnya.

3. Kelengkapan/ Completeness Basis data harus menyimpan data yang lengkap, yang bisa melayani keperluan penggunanya secara keseluruhan. Meski kata lengkap yang dipakai disini sifatnya relatif, namun setidaknya data tersebut membantu memudahkan untuk menambah koleksi data, dan menjamin mudahnya pengguna untuk memodifikasi struktur data yang ada, sebut saja field-field data yang tersedia.

4. Accuracy dan Security Fungsi data base selanjutnya adalah untuk accuracy atau keakuratan. Jadi, agar kesalahan dapat ditekan semaksimal mungkin, Anda bisa lakukan pengorganisasian file-file database dengan baik untuk menghindari kesalahan pada proses data entry dan juga dalam proses penyimpanan atau datastore. Selain itu, fungsi database adalah untuk security atau keamanan. Ada fasilitas pengaman data yang disediakan oleh sistem basis data yang baik sehingga data tidak bisa dimodifikasi, diakses, diubah maupun dihapus oleh yang tidak mendapatkan hak untu melakukannya.

5. Storage Efficiency Pengorganisasian data dilakukan dengan baik dengan tujuan untuk menghindari duplikasi data yang berpengaruh pada bertambahnya ruang penyimpanan dari basis data tersebut. pengkodean dan juga relasi data bermanfaat untuk menghemat space penyimpanan dalam basis data.

Kekurangan pada sistem basis data yaitu:

 

- Proses back up cukup memakan waktu. Sistem basis data mencakup banyak file, sehingga jika dilakukan back up akan menghabiskan waktu.

- Lebih Mahal Sistem basis data membutuhkan sumber daya yang tinggi, terlebih untuk melakukan perawatannya yang secara berkala.

- Sistem lebih rumit, sehingga memerlukan orang ahli.Sistem basis data sangat kompleks, tidak sembarang orang bisa menanganinya. Terutama dengan berbagai macam resiko, sehingga hanya orang ahli yang hanya bisa menanganinya

- Bila ada akses yang tidak benar, kerusakan dapat terjadi. Kesalahan dalam mengakses bisa menyebabkan berbagai masalah, terutama oleh sembarang pengguna.

Penerapan Basis Data

Tentunya basis data ini merupakan salah satu komponen yang paling utama dalam setiap sistem informasi.

Secara nyata, tentunya bidang - bidang yang memanfaatkan basis data.

1.  Kepegawaian 

2. Pergudangan (Inventory), untuk perusahaan seperti grosir (reseller), manufaktur (pabrik), apotik, dll.

3. Reservasi, Untuk pesawat, restoran, kereta api, hotel dan lain - lain.

4. Layanan Pelanggan (customer care), layanan ini digunakan untuk perusahaan yang berhubungan dengan banyak pelanggan, (konsultan, bank dan lain- lain)


Secara nyata, tentunya bentuk - bentuk organisasi/ perusahaan yang memanfaatkan basis data.

1. Pebankan dan koperasi, tentunya dalam mengelola data pinjaman, data tabungan, data nasabah, pembuatan laporan- laporan akuntansi, calon nasabah/ pelayanan informasi pada nasabah.

2.  Asuransi, Dalam melakukan pengelolaan data pembayaran premi/ data nasabah, proses pengajuan klaim asuransi dan lain - lain.

3. Rumah Sakit, Tentunya dalam pengelolaan mengenai pembayaran perawatan, histori penyakit/ pengobatan pasien, melayani administrasi pasien dan lanin -lain.

4. Pendidikan/ sekolah, Tentunya dalam melakukan pengelolaan data penjadwalan kegiatan perusahaan, data siswa ataupun mahasiswa, melayani pembayaran SPP, pengisian KRS online dan lain sebagainya. 

Selasa, 05 Januari 2021

Tugas IMK - Contoh Membuat Rancangan Tampilan Login Sistem Jaringan PT. Apa Ajalah Menggunakan Aplikasi Visio



Microsoft Visio (atau sering disebut Visio) adalah sebuah program aplikasi komputer yang sering digunakan untuk membuat diagram, diagram alir (flowchart), brainstorm, dan skema jaringan yang dirilis oleh Microsoft Corporation. Aplikasi ini menggunakan grafik vektor untuk membuat diagram-diagramnya.

Visio aslinya bukanlah buatan Microsoft Corporation, melainkan buatan Visio Corporation, yang diakuisisi oleh Microsoft pada tahun 2000. Versi yang telah menggunakan nama Microsoft Visio adalah Visio 2002, Visio 2003, Visio 2007, Visio 2013, dan Visio 2016 yang merupakan versi terbaru. Visio 2007 (,atau lebih baru) Standard dan Professional menawarkan antarmuka pengguna yang sama, tetapi seri Professional menawarkan lebih banyak pilihan template untuk pembuatan diagram yang lebih lanjut dan juga penataan letak (layout). Selain itu, edisi Professional juga memudahkan pengguna untuk mengoneksikan diagram-diagram buatan mereka terhadap beberapa sumber data dan juga menampilkan informasi secara visual dengan menggunakan grafik.

A. Dokumentasi rancangan dapat dikerjakan dalam beberapa cara:

1. Membuat sketsa pada kertas.
2. Menggunakan peranti prototipe GUI.
3. Menuliskan tekstual yang menjelaskan tentang kaitan antara satu jendela dengan jendela yang lain.
4. Menggunakan peranti bantu yang disebut CASE (Computer-Aided Software Engineering).


B. Cara Pendekatan

Program aplikasi, pada dasarnya dapat dikelompokkan kedalam dua kategori besar, yakni:
a. Program aplikasi untuk keperluan khusus dengan pengguna yang khusus pula (special purpose software)
b. Program aplikasi yang akan digunakan oleh banyak pengguna (general purpose software) atau public software.


C. Special Purpose Software.

- Program aplikasi keperluan khusus dengan pengguna yang khusus pula cara pendekatan yang dilakukan diistilahkan dengan User-centered design approach.
- User-centered design approach adalah perancangan antarmuka yang melibatkan penguna.
- Perancang dan pengguna duduk bersama-sama untuk merancang antarmuka yang diinginkan pengguna, sehingga dengan cara ini pengguna seolah-olah sudah mempunyai gambaran nyata tentang antarmuka yang nanti akan mereka gunakan. 
Contoh :
- Program aplikasi untuk inventori gudang.
- Pengelolaan data akademis mahasiswa.
- Pelayanan Reservasi hotel.
- Dll.


D. Prinsip dan Petunjuk Perancangan

Antarmuka pengguna secara alamiah terbagi menjadi empat komponen :
- Model Pengguna
- Bahasa Perintah
- Umpan Balik
- Dan Penampilan Informasi

Penjelasan :
- Model pengguna merupakan model konseptual yang diinginkan oleh pengguna dalam memanipulasi informasi dan proses yang dia aplikasikan pada informsi tersebut. Model pengguna dapat berupa suatu simulasi tentang keadaan yang sebenarnya dalam dunia nyata, sehingga ia tidak perlu mengembangkan sendiri dari awal.
- Setelah pengguna mengetahui dan memahami model yang diinginkan, dia memerlukan peranti bahasa perintah (Command language) untuk memanipulasi model itu.


E. Urutan Perancangan

1. Pemilihan Ragam Dialog.
Pemilihan ragam dialog dipengaruhi oleh karakteristik populasi pengguna, tipe dialog yang diperlukan, dan kendala teknologi yang ada untuk mengimplementasikan ragam dialog tersebut. Ragam dialog yang dipilih dapat berupa sebuah ragam dialog tunggal, atau sekumpulan ragam dialog yang satu sama lain saling mendukung.

2. Perancangan Struktur Dialog.
Tahap kedua adalah melakukan analisis tugas dan menentukan model pengguna dari tugas tersebut untuk membentuk struktur dialog yang sesuai.

3. Perancangan Format Pesan.
Dalam tahap ini tata letak tampilan dan keterangan tekstual harus secara terinci untuk menjaga keefisiensian sistem.

4. Perancangan Penanganan Kesalahan.
Untuk menghindari adanya kondisi kesalahan yang timbul, maka adanya kondisi yang disebut abnormal termination, yaitu eksekusi program berhenti karena terjadi kesalahan. Bentuk-bentuk penanganan kesalahan yang dapat dilakukan antara lain:
a. Validasi pemasukan data.
b. Proteksi pengguna.
c. Pemulihan dari kesalahan.
d. Penampilan pesan salah yang tepat dan sesuai dengan kesalahan yang terjadi pada waktu itu.

5. Perancangan Struktur Data.
Setelah semua aspek antarmuka dipertimbangkan, Anda harus menentukan struktur data yang dapat digunakan untuk menyajikan dan mendukung fungsionalitas komponen-komponen antarmuka yang diperlukan. Struktur data ini harus dipetakan langsung kedalam model pengguna yang telah dibuat. Hal ini perlu ditekankan agar keinginan pengguna dan model sistem yang telah dirancang saling mempunyai kecocokan satu sama lain.


F. Perancangan Tampilan Berbasis Teks

Pada perancangan tampilan untuk antarmuka berbasis teks, ada enam faktor yang harus dipertimbangkan agar diperoleh tata letak tampilan yang berkualitas tinggi, yaitu:
- Urutan penyajian
- Kelonggaran (Spaciousness)
- Pengelompokkan
- Relevansi
- Konsistensi
- Kesederhanan



G. Perancangan Tampilan Berbasis Grafis.

Dengan antarmuka berbasis grafis berbagai kemudahan dalam hal pengontrolan format tampilan dapat dikerjakan dengan lebih mudah dan fleksibilitas tampilan dapat semakin dirasakan oleh perancang tampilan maupun penggunanya. Disisi lain, kita harus memperhatikan beberapa kendala dalam penerapan antarmuka berbasis grafis ini, antara lain: waktu tanggap, kecepatan tampilan, lebar tampilan, dan tipe tampilan


Tugas :
Buatlah rancangan tampilan dengan judul/tema bebas dengan visio atau aplikasi lain
upload di blog masing-masing dengan mengirimkan link blognya

Berikut merupakan hasil dari pengerjaan rancangan tampilan menggunakan Microsoft Visio dengan judul "Sistem Jaringan PT. Apa Ajalah". Dari rancangan ini kita mengetahui gambar saat akan membuat Tampilan Login Sistem Jaringan PT. Apa Ajalah

Rabu, 02 Desember 2020

Interaksi Manusia Dan Komputer

 1. Jelaskan bagaimana antara hardware,software,dan brainware !

- hardware merupakan perangkat keras atau dapat  diartikan sebagi bagian dari komputer

- software merupakan perangkat lunak yang mebjadi jembatan antara pengguna atau brainware dengan mesin

-sedangkan brainware adalah pengguna yaitu manusia yang memakai, menggunakan atau mengoperasikan komputer


2. Bagaimana manusia dapat berinteraksi dengan komputer?

interaksi manusia dan komputer sendiri adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka untuk memperoleh hasil akhir yang diharapkan.


3. Jelaskan pengertian Luminans, Kontras, dan Kecerahan!

-Luminans adalah banyaknya cahaya yang dipantulkan permukaan objek. Semakin besar luminans dari sebuah objek, rincian objek yang dapat dilihat oleh mata juga akan semakin bertambah. 

-Kontras adalah hubungan antara cahaya yang dikeluarkan oleh suatu objek dan cahaya dari latar belakang objek tersebut. Untuk mendapatkan nilai kontras ini dengan melihat selisih antara luminans objek dengan latar belakangnya dibagi dengan luminans latar belakang. Sehingga obyek dapat mempunyai kontras negatif atau positif tergantung dari luminans obyek itu terhadap luminans latar belakangnya.

-Kecerahan adalah tanggapan subyektif terhadap cahaya. Besarnya luminans suatu objek dapat berimplikasi pada kecerahan



4. Kombinasi warna terbaik untuk latar belakang berwarna : 

  a. Biru

Garis dan teks (normal) : Putih (81%), Kuning (50%), Cyan (25%)

Garis dan teks (tebal) : Kuning (38%), Magenta (31%), Hitam (31%), Cyan (31%), Putih (25%)

  b. Merah :

Garis dan teks (normal) : Kuning (75%), Putih (56%), Hitam (44%)

Garis dan teks (tebal) : Hitam (50%), Kuning (44%), Putih (44%), Cyan (31%)

  c. Hijau :

Garis dan teks (normal) : Hitam (100%), Biru (56%), Merah (25%)

Garis dan teks (tebal) : Hitam (69%), Merah (63%), Biru (31%)


5.Jelaskan perbedaan pengolahan manusia secara sadar dan otomatis! (Berikan Contohnya)

•Pengolahan secara sadar : ketika rangsangan yang datang dibawa kebagian intelektual dan memerluka beberapa waktu untuk menghasilkan tanggapan.

•Pengolahan secara otomatis : Tindakan yang reflek yang hanya membutuhkan waktu yang sangat pendek. Contoh : menunjukan sikap proses kognitif otomatis adalah efek stroop


6.Sebutkan karakteristik umum yang dimiliki oleh setiap ragam dialog!

   1. Konsistensi

   2. Umpan balik

   3. Observabilitas

   4. Kontrolabilitas

   5. Efisiensi

   6. Keseimbangan


7.Jelaskan perbedaan antara kecakapan manusia dan komputer!

 1. Manusia dan komputer sama-sama bisa menyimpan memori (ingatan). Bedanya, otak manusia bisa menyimpan memori jauh lebih banyak dibandingkan komputer. Bedanya lagi, manusia punya lupa sedangkan komputer tidak

 2. Dan komputer, sekalipun nantinya ada yang bisa menyimpan memori lebih banyak dari manusia, komputer tidak akan bisa sama dg manusia karena komputer tidak bisa menarik atau memunculkan kembali apa yg diingatnya tanpa perintah pihak luar. 


8.Jelaskan beberapa perintah tunggal dalam DOS atau UNIX!

Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni:

-Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja.

-Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.


9.Jelaskan pengertian dari dialog berbasis bahasa pemrograman!

Dialog berbasis bahasa pemrogramanmerupakan ragam dialog yang memungkinkan pengguna untuk mengemas sejumlah perintah kedalam suatu berkas yang sering disebut batch file


10. Jelaskan pengertian dari sistem menu!

Sistem menu merupakan pilihan yang tepat untuk menunjukkan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki oleh sebuah program aplikasi kepada pengguna.


11.Jelaskan perbedaan sistem menu datar dan menu tarik?

-Sistem Menu Datar

Kemampuan fasilitas yang dimiliki oleh suatu program aplikasi akan ditampilkan secara lengkap, dan biasanya menggunakan kalimat kalimat yang cukup panjang

-Sistem Menu Tarik

sistem menu yang pilihan-pilihannya dikelempokan menurut kategori tertentu atau menurut cara tertentu sehingga membentuk semacam hirarki pilihan.


12. Jelaskan pengertian teknik dialog pengisian borang?

Teknik dialog berbasis pengisian borang (form filling dialogue) merupakan suatu penerapan langsung dari aktifitas pengisian borang dalam kehidupan sehari – hari dimana pengguna akan dihadapkan pada suatu bentuk borang yang ada di layar komputer yang mereka gunakan.


13. Apa saja yang harus diperhatikan dalam perancangan tampilan berbasis borang?

•Proteksi tampilan.

•Batasan medan tampilan.

•Isi medan

•Medan opsional.

•Default.

•Bantuan

•Medan penghentian.

•Navigasi


14. Jelaskan pengertian dari sistem penjendelaan!

Adalah jenis antarmuka pengguna grafis yang mengimplementasikan pradigma WIMP (jendela,ikon,menu,pointer) untuk antarmuka pengguna.


15. Sebutkan keuntungan dan kerugian manipulasi langsung

= KEUNTUNGAN, mempunyai analogi yang jelas dengan suatu pekerjaan, mengurangi waktu pembelajaran, memberikan tantangan untuk eksplorasi pekerjaan yang nyata, penampilan visual yang bagus, mudah dioperasikan, tersedianya berbagai perangkat bantu untuk merancang ragam dialog manipulasi langsung.

KERUGIAN, memerlukan program yang rumit dan berukuran besar, memerlukan tampilan grafis berkinerja tinggi, memerlukan peranti masukan seperti tertikus, track ball, memerlukan perancangan tampilan dengan kualifikasi tertentu.

Minggu, 29 November 2020

Tugas Paper IMK

Judul : Implementasi Pengembangan Sistem Media Pembelajaran Pengenalan Komputer

Tahun : 2018

Penulis : Dimas Setiawan , Irsyadul Arifin , Rian Ardianto

Review : M.Rafli Saputra

-        Latar Belakang

 

Perkembangan teknologi pendidika berkembang cukup pesat, hal ini ditandai dengan adanya trend pendidikan yang me ngarah pada trend teknologi pembelajaran berbasis online, mobile & multimedia. Pada matakuliah logika & algoritma pemrograman, mahasiswa diperkenalkan mengenai pengenalan teknologi komputer, demi me ndukung tercapainya lingkungan pendidikan berbas is teknologi maka dibuatlah media pembelajaran pengenalan komputer, diharapkan dengan adanya media pembelajaran pengenalan komputer dapat membantu proses pembelajaran pada mata kuliah logika & algoritma pemrograman.

-      Metode Penelitian

A. Kerangka kerja Penelitian

 

Kerangka kerja penelitianberfungsi sebagai pedoman dalam melakukan penelitian agar kegiatan penelitian dapat berjalan secara terstruktur dan sistematis.


( DALAM TABEL)

Identifkasi Masalah > Studi Literartur > Pengumpulan Data > Pengembangan Sistem > Pengujian Sistem > Hasil
   ( DALAM TABEL)


Tabel diatas adalah kerangka kerja penelitian dimana tahapan awal dari penelitian terdiri dari kegiatan identifikasi masalah yang dilanjutkan dengan studi literatur mengenai permasalahan yang akan dibahas. Pada tahap selanjutnya diperlukan kegiatan pengumpulan data yang dilakukan dengan cara


observasi dan wawancara untuk mengetahui kebutuhan pengguna terkait sistem yang akan dibuat. Pada tahapan pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan model waterfall dan langkah terakhir untuk pengujian sistem dilakukan dengan melakukan penyebaran kuisioner ke beberapa responden.

B. Metode Pengembangan Sistem

 


Tabel diatas merupakan pengembangan sistem model waterfal, metode pengembangan sistem ini memiliki kelebihan yaitu lebih terstruktur dan fleksibilitas terhadap perubahan, selain itu kelebihan model waterfall lebih mudah dalam pengaplikasian.

-      Hasil Pembahasan

 

SistemBerdasarkan hasil identifikasi masalah, studi pustaka dan pengumpulan data mengenai kebutuhan sistem didapatkanhasil sebagai berikut :1.Media pembelajaran yang dibuat diberikan penjelasan  mengenai  definisi  komputer dan sejarah komputer.2.Media pembelajaran yang dibuat diberikan penjelasan mengenai arsitektur dan perangkat komputer (perangkat eksternal & internal yang ada pada komputer)3.Media  pembelajaran  yang  dibuat  diberikan memiliki fitur uji pemahaman untuk menguji pemahaman pengguna terkait komputer.

-      Saran

 

Media Pembelajaran Pengenalan komputer bagi mahasiswa program studi sistem informasi yang dikembangkan melalui  model waterfall, didapat  prosentase untuk aspek kemenarikan desain interface sebesar 70 % Sangat puas, dan 30% puas. Untuk aspek kemudahan didapat prosentase sebesar 80% sangat mudah digunakan, dan 20% mudah digunakan. Untuk prosentase aspek kelengkapan materi didapat sebesar 50% lengkap, 30% sangat lengkap, dan 20% tidak


lengkap. Secara umum berdasarkan hasil pengujian, media pembelajaran dapat memudahkan dalam pembelajaran. Adapun untuk saran dari media pembelajaran yang dibuat alangkah baiknya dapat dikembangkan dalam bentuk aplikasi berbasis mobile, dan untuk kelengkapan materi agar lebih ditambahkan lagi.

 

Judul : Perancangan Sistem Informasi Inventory Data Barang Pada PT. Andalas Berlian Motors

Tahun : 2017

Penulis : Okta Veza , M.Ropianto

Review : M.Rafli Saputra

-      Latar Belakang

teknologi dan cara kerja manusia

mengalami perkembangan yang sangat pesat sekali. Pekerjaan yang dulunya

 

dilakukan dengan cara tradisional dan memerlukan banyak waktu dalam menyelesaikannya sekarang dapat dilakukan dengan bantuan peralatan yang canggih dan tidak memerlukan waktu yang terlalu lama dalam menyelesaikannya.

PT Andalas Berlian Motors adalah PT. KRAMA YUDHA BERLIAN MOTORS yaitu pusat dari semua cabang Berlian Motors dan mempunyai wewenang sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) Mitsubishi yang bertempat di Jakarta.

Demikian pula halnya dengan PT. Andalas Berlian Motors Bukittinggi. Dalam meningkatkan usahanya selalu memberikan kemudahan kepada para konsumen. Untuk pengontrolan persediaan barang, barang yang dimaksud disini adalah data mobil dengan nama produk Mitsubishi motors. Namun dalam hal pengolahan data persediaan mobil sebelumnya perusahaan tersebut mempergunakan sistem


manual dengan memakai buku sebagai media pencatatan data yang masuk, sehingga dapat dibayangkan susahnya mendapatkan informasi keadaan dan jumlah mobil yang telah dipasarkan ke konsumen dan pengaruhnya terhadap stock. Dilihat dari banyaknya masalah yang timbul akan memberikan sedikit sekali keuntungan bagi perusahaan. Berdasarkan uraian di atas diperlukan suatu program aplikasi yang dapat membantu dalam pengolahan data mengenai persediaan mobil, maka direncanakan sebuah program aplikasi yang dapat membantu dalam mengatasi permasalahan tersebut yakni sebuah Sistem Informasi yang mampu mengotrol persedian barang di PT Andalas Berlian Motors Bukit tinggi.

-      Metode Penelitian

1.Identifikasi Masalah

 

Inventory adalah aktiva penting yang dimiliki oleh perusahaan PT.Andalas Berlian Motors Bukittinggi maka harus dilakukan pengendalian interen yang baik untuk menjaga persediaan tersebut agar sesuai dengan permintaan pasar. Dalam hal ini dibutuhkan sistem yang bisa membaca kebutuhan persediaan mobil digudang sehingga perusahaan mampu menjawab kebutuhan konsumen dan perusahaan juga mampu mencegah terjadinya penumpukan mobil digudang.

2.Analisa Masalah

 

Masalah yang dihadapi saat penelitian ini dilakukan adalah ketika terjadi permintaan pasar yang tinggi sementara persediaan tidak tersedia di gudang dan ketika rendahnya permintaan pasar perusahan mampu mencegah terjadinya penumpukan barang digudang.

3.Perancangan Sistem

 

-  Perancangan Gelobal disebut juga dengan desain teknis sistem secara fisik (Physical System Design) atau disebut juga dengan desain internal (internal design). Perancangan terinci merupakan bentuk fisik atau bagan arsitektur sistem yang akan dibangun.


-  Rancangan Output merupakan produk dari sistem infromasi atau merupakan hasil dari proses yang tersimpan pada suatu media penyimpanan yaitu database. Output dari suatu hasil proses tersebut akan ditampilkan pada media printer.

-  Rancangan file merupakan perancangan tabel dalam database yang telah ditentukan yang digunakan untuk menyimpan data yang di inputkan.

-  Rancangan input merupakan perancangan alat pemasukan data yang dibutuhkan dalam proses pembuatan laporan yang diinginkan dalam pengambilan keputusan.

4.Implementasi Sistem

 

Sebelum program diterapkan, program harus bebas terlebih dahulu dari kesalahankesalahan yang akan terjadi. Program diuji ditiap modul dan dilanjutkan dengan pengujian ke semua modul yang telah dirangkai. Kesalahan yang mungkin terjadi dapat di klasifikasikan dalam tiga bentuk, yaitu:

-  Kesalahan bahasa (Language errors) atau disebut juga kesalahan penulisan (Syntax errors), adalah kesalahan dalam penulisan kode program yang tidak sesuai dengan yang sudah di isyaratkan.

-  Kesalahan waktu proses (Runtime errors) adalah kesalahan yang terjadi sewaktu program dijalankan. Kesalahan ini akan menyebabkan proses program terhenti sebelum selesai pada saatnya karena compiler menemukan kondisi yang belum terpenuhi yang tidak terbiasa dikerjakan.

-  Kesalahan logika (Logical errors) adalah kesalahan dari logika program yang dibuat.

-         Hasil Pembahasan

 

Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan pada bab-bab sebelumnya dari skripsi ini, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Sistem informasi ini memudahkan dalam penyajian laporan yang akurat mengenai penjualan dan pembelian serta pengaruhnya terhadap persediaan.


2. Sistem informasi ini memudahkan dalam proses pengecekan atau pencarian data yang dibutuhkan terkait pada transaksi penjualan, dan transaksi pembelian serta pengaruhnya terhadap stock.

3. Aplikasi sistem informasi inventory berfungsi sebagai salah satu tempat penyimpanan data karena sudah memiliki database sehingga antara stock mobil yang masuk dan mobil yang keluar dapat diketahui dengan cepat.

-      Saran

 

Setelah mengemukakan beberapa kesimpulan dari keseluruhan isi skripsi ini maka penulis dapat mengemukakan saran-saran sebagai berikut :

1. Dengan menerapkan sistem informasi inventory sebaiknya pimpinan perusahaan dapat memberikan pengarahan dan motivasi kepada bagian gudang dan kasir agar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efektif dan efesien.

2. Sistem informasi ini sebaiknya bisa diterapkan secara bertahap dalam pelaksanaannya, dengan kata lain tidak mengabaikan/meninggalkan sistem yang lama.

3. Dalam penerapan program aplikasi ini sebaiknya penggunaan komputer dilengkapi dengan dengan teknologi informasi yang terbaru dengan tujuan agar umur sistem lebih lama dan lebih familiar dengan penggunanya.

Judul : Penerapan Metode Waterfall Pada Desain Sistem Informasi Geografis Industri Kabupaten Tegal

Tahun : 2017

Penulis : Ginanjar Wiro Sasmito

Review : M.Rafli Saputra


-    Latar Belakang

 

Kabupaten Tegal memiliki berbagai industri yang tersebar di 18 Kecamatan, industri-industri tersebutlah yang dapat menopang laju perekonomian pada Kabupaten Tegal. Sentra industri tersebut digolongkan dalam 15 jenis, antara lain:

(1) Industri makanan dan minuman; (2) Industri pengolahan tembakau; (3) Industri tekstil dan pakaian jadi; (4) Industri kayu, kertas dan kulit; (5) Industri pencetakan; (6) Industri produk batu bara dan pengilangan minyak bumi; (7) Industri bahan kimia; (8) Industri farmasi; (9) Industri karet; (10) Industri logam dan barang logam; (11) Industri elektronik; (12) Industri peralatan listrik; (13) Industri furnitur; (14) Industri mesin; (15) Industri pertanian dan perkebunan. Sistem Informasi Geografis merupakan sistem komputer yang dapat merekam, menyimpan, menulis, menganalisis dan menampilkan data geografis. Sistem Informasi Geografis (SIG) secara sederhana adalah suatu teknologi sebagai alat bantu (tools) yang sangat esensial dalam menyimpan, memanipulasi, menganalisis, menampilkan kembali kondisikondisi alam dengan bantuan data atribut dan spasial. SIG merupakan sistem kompleks yang umumnya terintegrasi dengan sistem komputer lainnya di tingkat fungsional dan jaringan.

-    Metode Penelitian

A.      Kerangka Pemikiran

1.Identifikasi masalah : Informasi industri Kabupaten Tegal. 

2.Sumber Data : Data sensus, artikel dan wawancara.

3.Analisa Data.

4.Pengelompokkan industri berdasarkan wilayah. 5.Desain peta wilayah industri Kabupaten Tegal.

6.Penerapan Metode Waterfall pada desain peta wilayah industri Kabupaten Tegal.

7. Desain peta wilayah industri Kabupaten Tegal.


B.      Bahan Penelitian

 

Data yang dibutuhkan dalam menyelesaikan penelitian ini adalah hasil sensus yang terdiri dari: data kecamatan Kabupaten Tegal, data Desa di Kabupaten Tegal, data lokasi industri, peta, titik koordinat, profil industri, foto satelit, data produsen dan data produk industri. Data - data penelitian tersebut didapatkan dari berbagai macam sumber, diantaranya dari hasil sensus, artikel dan wawancara dengan beberapa orang yang memiliki pengetahuan lebih tentang industri di Kabupaten Tegal.

C.      Alat Penelitian

 

Adapun alat yang digunakan dalam membuat perancangan dan desain sistem informasi geografis yaitu dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML). UML adalah himpunan struktur dan teknik untuk pemodelan desain program berorientasi objek (OOP) serta aplikasinya . UML merupakan keluarga notasi grafis yang didukung oleh model-model tunggal, yang membantu pendeskripsian dan desain sistem perangkat lunak, khususnya sistem yang dibangun menggunakan pemrograman berorientasi objek.

-    Hasil Pembahasan

A. Analisa Kebutuhan

 

1) Identifikasi Masalah Permasalahan yang terjadi pada penyebaran informasi industri yang ada di Kabupaten Tegal diantaranya :

-  Data yang didapatkan masih mengandalkan sistem sensus yang dilakukan secara manual.

-  Data hasil sensus masih tersentral dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan informasinya hanya berupa tabel-tabel tanpa visualisasi yang menarik.

-  Informasi pada website Pemerintah Kabupaten Tegal masih sangat terbatas dan belum bisa mencakup sesuai dengan hasil sensus.

-  Kurangnya informasi industri yang disampaikan kepada masyarakat menjadi salah satu penyebab industri-industri yang ada di kabupaten Tegal kurang dikenal


oleh masyarakat luas sehingga pangsa pasar industri pada Kabupaten Tegalpun tidak maksimal.

2) Analisa Sistem

 

-  Pengambilan data secara sensus yang dilakukan dengan cara manual beresiko terhadap ke-valid-an data yang masih rendah, disamping itu juga efisiensi waktu dan tenaga juga tidak maksimal.

-  Data yang dipublikasikan tersentral pada BPS (Badan Pusat Statistik) dan hanya berupa tabel-tabel menyebabkan informasi yang disampaikan kurang menarik dan membosankan.

-  Informasi industri yang tidak terbuka dengan bebas dengan visualisasi yang terbatas akan berpengaruh. pada pangsa pasar industri yang ada di Kabupaten Tegal dan potensi untuk mendapatkan investor dari luar pun menjadi terbatas.


 Judul : AnalisaDan Perancangan Sistem Informasi Pembelian GRC DenganMetode Waterfall

Tahun : 2017

Penulis : Hilari Larasati , Siti Masripah

Review : M.Rafli Saputra

-      Latar Belakang

 Perusahaan kontruksi merupakan salah satu indusri yang sangat stategis. Aspek strategis tersebut dikarenakan wilayah indonesia yang sangat luas dan kontruksi dibutuhkan dalam pembangunan infrastuktur bagi kehidupan seperti gedung, rumah, apartemen, tempat ibadah dan lain sebagainya. Pasar kotruksi yang relatif besar menjadikan perusahaan kontruksi cukup menjanjikan. PTGRC Mandiri Jaya Sejati merupakan perusahaan yang bergerak dibidang kontruksi. PT GRC Mandiri


jaya Sejati sendiri memiliki pengolahan perusahaan berupa pembelian barang yang merupakan upaya dalam menjalankan bisnisnya. Penerapan pengolahan pembelian barang sangat diperlukan agar perusahaan dapat bertahan dan tangguh dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

-      Metode Penelitian

 

Dalam mengumpulkan data penelitian, penulis melakukan tiga metode penggumpulan data yaitu :

1. Observasi, dengan cara mengamati, mengumpulkan, mempelajari dan mencatat langsung tentang sistem pembelian sampai pembuatan laporan. Dalam meode ini setiap data dicatat langsung, sehingga dapat menghasilkan informasi yang tepat dan akurat.

2. Wawancara, untuk mendapat informasi secara lengkap maka penulis melakukan metode tanya jawab langsung kepada pemilik PT GRC MANDIRI JAYA SEJATI yang berhubungan dengan sistem pembelian pada PT GRC tersebut.

3. Studi pustaka, mengumpulkan teori-teori yang bersumber dari buku-buku serta jurnal-jurnal yang dapat mendukung penelitian ini.

Selain menggunakan metode pengumpulan data, penulis melaukan pengembangan sistem dengan metode SDLC (Sistem Development Life Cycle), dengan model Waterfall. SDLC (Software Development Life Cycle). Menurut Rossa dan Shalahuddin (2014:26) “SDLC atau Software Development Life Cycle adalah proses mengembangkan atau mengubah Suatu sistem perangkat lunak dengan menggunakan modelmodel dan metodologi yang digunakan orang untuk mengembangkan system-sistem perangkat lunak sebelumnya”. Menurut Rosa dan Shalahuddin (2014:28) “Air terjun (Waterfall) sering disebut juga model sekuensial linier (sequential linear) atau alur hidup klasik.

Pada tahapan model waterfall, penulis menggambarkan alur perangkat lunak menggunakan tools UML (Unified Modelling Language). Menurut Nugroho (2010:6) menyimpulkan bahwa, UML (Unified Modeling Language) adalah

‘bahasa’ pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma


‘berorientasi’ objek. Pemodelan (modelling) sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami. UML menawarkan diagram yang dikelompokkan menjadi lima perspektif berbeda untuk memodelkan suatu sistem. Seperti satu set blueprint yang digunakan untuk membangun sebuah rumah. Sedangkan dalam pengembangan untuk database, penulis menggunakan ERD dan LRS.

Rosa dan Shalahuddin (2013:50) dalam bukunya, “mengatakan Entity Relationship Diagram (ERD) dikembangkan berdasarkan teori himpunan dalam bidang matematika. ERD digunakan untuk pemodelan basis data relasional”. Menurut Hasugian dan Shidiq (2012:608) “memberikan batasan bahwa Logical Record Struktured (LRS) adalah sebuah model sistem yang digambarkan dengan dengan sebuah diagram-ER akan mengikuti pola atau aturan permodelan tertentu dalam kaitannya dengan konvensi ke LRS”.

-    Hasil Pembahasan

Proses bisnis sistem pembelian yang sedang berjalan pada GRC Mandiri Jaya Sejati adalah sebagai berikut :

1. Bagian gudang melakukan permintaan barang yang akan diajukan ke bagian pembelian, pada tahap ini bagian pembelian akan melakukan pendataan terkait barang yang akan dibutuhkan dan akan dilakukan proses pembelian ke supplier;

2. Supplier menerima surat order dari bagian pembelian, lalu supplier mengirim barang pemebelian kebagian gudang di PT. GRC. Kemudian bagian gudang menerima barang dan invoice dari supplier lalu bagian gudang memberikan invoice kepada bagian pembelian kembali; dan

3. Pencatatan pembelian dilakukan oleh bagian pembelian dengan mengecek invoice kemudian melakukan pencatatan. Kemudian di rekam ke data excel dan dilakukan pembuatan laporan pembelian untuk pimpinan.

A. Analisa Kebutuhan Software Sistem yang akan dibangun harus terlebih dahulu ditentukan siapa pelaku sistem dan pelaku sistem dapat melakukan apa pada


sistem yang akan dibangun. Maka pelaku atau user yang dibutuhkan adalah bagian pembelian dan pimpinan. Berikut ini kebutuhan bagian Pembelian

1) Dapat Melakukan login pada sistem;

2) Dapat Mengelola data User;

3) Mengelola data Supplier;

4) Mengelola data barang;

5) Mengelola data akun;

6) Membuat surat order;

 

7) Melakukan transaksi pembelian;

8) Membuat jurnal pembelian; dan

9) Membuat laporan pembelian.

 

Berikut ini Kebutuhan untuk Pimpinan

1) Dapat melakukan login

2) Melihat laporan

 


B. Desain

 

Pada tahapan desain terdapat tiga jenis desain, yaitu

1. Desain Sistem

a. Desain Diagram Usecase

b. Desain Diagram Activity

c. Desain Diagram Activity


d. Desain Diagram Sequence

 

2. Desain Database Desain sistem dilakukan pengembangan dimana melakukan perubahan dari sistem tradisional menjadi sistem terkomputerisasi, yaitu perancangan sistem informasi pembelian. Sedangkan dalam desain database menggunakan ERD dan LRS.

3. Desain User Interface

 

Desain berikutnya adalah untuk desain User Interface, dirancang menggunakan Netbeans.

C.Coding

 

Penerapan rancangan sistem ini menggunakan aplikasi Netbeans dan Mysql sebagai perancangan program, aplikasi ini berbasis dekstop menggunakan bahasa java.

D. Testing

 

Pembahasan mengenai pengujian yang dilakukan adalah menggunakan metode blackbox testing. Namun hanya form yang berhubungan dengan proses bisnis utama saja yang ditampilkan.

E.Support atau Maintenance

 

Tahapan terakhir adalah pemeliharaan sistem, untuk menunjang kebutuhan akan pengolahan data diperlukan komput yang mendukung sebagai alat bantu karena kecepatan pengolahan data merupakan salah satu kelebihan komputer itu sendiri.

 

Judul : Sistem Informasi Website Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Mulawarman

Tahun : 2018


Penulis : Putut Pamilih Widagdo ,Haviluddin ,Hario Jati Setyadi ,Medi Taruk , Herman Santoso Pakpahan

Review : M.Rafli Saputra

-    Latar Belakang

 

Perkembangan teknologi yang demikian pesat berdampak bagi seluruh kehidupan khususnya penyediaan informasi bagi suatu organisasi, atau instansi yang membutuhkan sistem pengolahan data secara cepat, tepat dan akurat.

Pemanfaatan teknologi informasi telah mempengaruhi berbagai aspek, salah satunya dalam hal pengelolaan data perguruan tinggi yang merupakan salah satu komponen yang penting dalam mewujudkan suatu sistem informasi yang terkomputerisasi . Untuk menunjang efektifitas, produktifitas dan efisiensi dalam suatu organisasi atau instansi dalam memberikan pelayanan. Sistem yang di kerjakan secara manual semakin bergeser oleh sistem informasi yang terkomputerisasi. Informasi yang akurat, cepat dan tepat waktu tidak akan diperoleh apabila tidak didukung oleh sistem yang baik . Oleh karena itu, sistem informasi harus dirancang dengan baik sehingga pengaksesan terhadap informasi dapat tersedia dengan baik untuk pelayanan publik. Teknologi informasi yang dipergunakan harus dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan tugas. Saat ini meskipun teknologi itu canggih pengguna tidak akan menggunakan jika tidak sesuai dengan manfaat dan tugas .

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FKTI) merupakan salah satu fakultas Information Technology (IT) berada di Universitas Mulawarman (Unmul). FKTI Unmul berdiri pada tahun 2016. FKTI memiliki 2 Jurusan yaitu Jurusan Ilmu komputer dan Jurusan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Walaupun FKTI Unmul merupakan fakultas yang berfokus pada bidang teknologi informasi, namun tidak juga terlepas dari permasalahan ketersediaan layanan berbasiskan teknlogi informasi yang terkomputerisasi sehingga mengakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan informasi bagi seluruh civitas akademika. Permasalahan- permasalahan yang sering terjadi adalah informasi yang dibagikan masih bersifat manual terkadang harus di cetak kemudian dibagikan ke setiap unit yang ada di FKTI. Hal tersebut tentu saja sangat tidak efektif dan efisien sehingga dibutuhkan


suatu layanan sistem yang dapat memudahkan FKTI Unmul dalam memberikan informasi kepada civitas akademika.

-    Metode Penelitian

Dalam pengembangan dan pembangunan sistem, terdapat 7 tahap yang dilakukan:

1) Tahap Pengumpulan Data

 

Melakukan pengumpulan data yang berhubungan dengan data profil FKTI Unmul, framework Bootstrap, basis data menggunakan MySQL, desain antarmuka dan desain sistem. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan pihak FKTI Unmul, studi literatur lewat buku-buku maupun artikel serta jurnal yang bisa didapatkan di internet.

2) Tahap Perencanaan

 

Memahami permasalahan, mengidentifikasi dan mendefinisikan secara rinci setiap masalah beserta kendalanya dan menyusun langkah-langkah dalam mencari penyelesaian

3) Tahap Analisis

 

Masalah dan langkah penyelesaian yang telah disusun kemudian dianalisis untuk mencari solusi yang paling tepat untuk diterapkan pada sistem. Tahapan ini dilakukan analisis kebutuhan pengguna hingga sistem yang akan dibangun.

4) Tahap Perancangan

Membuat struktur basis data, dan interface yang sesuai dan mudah digunakan

5) Tahap Penerapan

 

Penulisan kode menggunakan bahasa pemrograman dan framework yang telah dipilih dan diimplementasikan menjadi sebuah program

6) Tahap Evaluasi (Pengujian)


Pengujian Sistem Menggunakan metode Black-Box dan user acceptance pada akhir pembangunan sistem

7) Tahap Pemeliharaan

 

Memperbaiki kesalahan dan kemampuan kinerja dari sistem informasi yang telah dibuat.

-    Hasil Pembahasan

 

Perkembangan teknologi informasi yang makin pesat menyebabkan penggunaan sistem informasi berbasis website sangat dibutuhkan untuk memudahkan para pengguna mendapatkan informasi yang mereka inginkan [8]. Penggunaan selebaran seperti surat, stiker atau poster dalam memberitahukan sebuah informasi sangat tidak efisien selain informasi bisa kedaluwarsa tentunya sisa penggunaan media informasi seperti kertas akan meninggalkan sampah.

Penggunaan media informasi dengan kertas dan menempel di sebuah papan informasi juga dirasakan saat ini tidak tepat dikarenakan informasi dapat diperoleh dengan mudah melalui internet, grup chat dan media sosial.

Sebagian besar civitas akademika Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FKTI) Universitas Mulawarman (Unmul) telah memiliki smartphone bahkan hampir setiap hari mahasiswa menggunakan perangkat teknologi informasi baik mobile maupun komputer sehingga penggunaan sistem informasi website profil FKTI Unmul memang harus tersedia. Kemudahan berbagi informasi menggunakan sistem informasi berbasis website pada FKTI Unmul tentunya sangat sesuai dalam upaya memenuhi kebutuhan informasi yang selalu up to date.

Universitas teknokrat Indonesia

SOFTWARE REQUIREMENTS SPECIFICATION APLIKASI UNTUK SISTEM INFORMASI AKADEMMIK MAHASISWA

Sistem Informasi Akademik     TEKNOKRAT   NAMA ANGGOTA       :                        ARYUDA                                                ...